Mabes Polri Tekankan Peningkatan Kualitas SPPG untuk Sukseskan Program MBG
Tim Admin SPPG
Kontributor Hubungan Masyarakat
Mabes Polri Tekankan Peningkatan Kualitas SPPG untuk Sukseskan Program MBG
Polresta Sidoarjo mengikuti Zoom Meeting Analisa dan Evaluasi (Anev) Capaian KRRP, Quick Wins Triwulan II, serta implementasi Program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto yang dipimpin jajaran Mabes Polri, Kamis (6/8/2026), dari Ruang Vidcon Polresta Sidoarjo. Kegiatan tersebut diikuti Kapolresta Sidoarjo, Wakapolresta Sidoarjo, serta para Pejabat Utama Polresta Sidoarjo.
Salah satu fokus pembahasan dalam rapat adalah evaluasi pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan penguatan operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri sebagai bagian dari dukungan terhadap program prioritas Presiden RI dalam mewujudkan Generasi Emas Indonesia 2045.
Dalam paparannya, Kasatgas MBG Polri menyampaikan bahwa persepsi masyarakat terhadap Program MBG sangat positif, dengan tingkat penerimaan mencapai 82 hingga 90 persen. Hasil penelitian Puslitbang Polri juga menunjukkan mayoritas siswa menyukai menu yang disajikan, menilai variasi makanan cukup baik, serta sesuai dengan kebiasaan dan selera makan di daerah masing-masing.
Penelitian tersebut juga mencatat efektivitas peran Polri sebagai fasilitator, mediator, pengaman operasional, sekaligus penggerak edukasi masyarakat berada di atas 95 persen. Meski demikian, masih terdapat sejumlah tantangan, seperti keterbatasan sarana prasarana, alat uji keamanan pangan, hingga distribusi bahan baku di wilayah tertentu.
Dalam kesempatan itu, Wakapolri Komjen. Pol. Dedi Prasetyo memberikan penekanan kepada seluruh Kapolda dan Kapolres agar melakukan pengecekan kembali terhadap kualitas SPPG di wilayah masing-masing. SPPG diharapkan tidak hanya memenuhi standar operasional, tetapi juga mampu menjadi model atau standar nasional dalam penyelenggaraan Program MBG.
Kasatgas MBG Polri juga mengingatkan pentingnya kepatuhan pengelola SPPG terhadap seluruh standar operasional, termasuk kebersihan, sanitasi, pengolahan limbah, keamanan pangan, serta kelengkapan sertifikasi. Hal tersebut menyusul penutupan ratusan SPPG yang dinilai tidak memenuhi standar higienitas dan kualitas pelayanan.
Standar yang menjadi perhatian meliputi kelayakan bangunan dapur, penggunaan peralatan modern berbahan food grade, sistem pengolahan air dan limbah, uji keamanan pangan, ketepatan distribusi makanan, hingga kewajiban memiliki Sertifikat Laik Higiene Sanitasi, sertifikasi halal, dan kompetensi tenaga pengolah makanan.
Selain itu, seluruh pengelola SPPG yang memanfaatkan aset negara juga diingatkan untuk memenuhi kewajiban pembayaran Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) sesuai ketentuan yang berlaku.
Menindaklanjuti arahan Mabes Polri, Kapolresta Sidoarjo Kombes. Pol. Christian Tobing menegaskan seluruh jajaran agar terus mendukung program prioritas Asta Cita Presiden RI, termasuk memastikan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis berjalan optimal di wilayah Kabupaten Sidoarjo.
"Seluruh personel untuk meningkatkan pengawasan, pelayanan kepada masyarakat, serta memperkuat sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan agar berbagai program pemerintah, termasuk MBG, dapat terlaksana dengan baik, aman, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," pesan Kapolresta Sidoarjo Kombes. Pol. Christian Tobing